Perang

short story

ku dilahirkan di medan perang dan suasana perang pun tidak asing lagi untukku. Deru perang sudah dikumandangkan semenjak ku dilahirkan. Ku tak dapat mengelak dari perang ini. Suatu perang yang akan mengorbakan banyak hal termasuk harga diri. Dan terkadang perang di dalam diri lebih lagi berkecambuk. Itu yang terkadang membuat aku tak mau bertahan lagi.

para pejuang saat maju ke medan perang mereka sangat hebat sekali di mataku. tapi tak jarang dari mereka tak kembali pulang. terkadang ku berfikir, apakah aku akan kembali atau gugur di medan perang. tapi perang itu sudah menjadi keputusanku yang mutlak dan sudah bulat dihati ini.

akhirnya aku pun pergi ke medan perang. ternyata tidak seenak apa yang pernah kubayangkan. hati ini seakan bergejolak menolak ini semua. perintah demi perintah ku coba jalankan dan seakan percumah saja, tidak ada dampak. ku mulai membangkang dan membelokkan perintah komandan tanpa sepengetahuannya. dan akhirnya kusadar itu malah merusak orang-orang disekitar saya. kupikir itu merupakan ide yang sangat bagus dalam memenangkan peperangan ini, ternyata saya salah total. karena itu beberapa kali ku ingin undur dalam peperangan ini dan ternyata mundur bukan suatu keputusan yang tepat.

ku coba lagi untuk terus berperang dan akhirnya di pindah tugaskan ke tempat lain. disana ku mulai melancarkan strategi-strategi yang kupikir baik ternyata juga kurang bagus. ku merenung dan berfikir "kenapa ini bisa terjadi? dulu berhasil". ku mulai mendengarkan setiap info yang kudapat dari rekan disekitarku dan sedang ku coba sekarang. tapi ku dapat kendala dan ini yang tak kusangka-sangka. itu datang dari dalam diriku sendiri. ku bingung dan ingin lari, lari dari semua ini. undur dari kancah perang pun terlintas di benak ini. tapi entah kenapa sulit untuk mengatakan mundur, mungkin karena ini perang akhir yang akan membuat dunia menjadi jauh lebih baik.

kita akan lihat nanti bagaimana perang ini berakhir,


bajak

nb: ini didedikasikan utk para pejuang yg terus berjuang sampai akhir